Jumat, 20 April 2012

Karate Kid


Karate Kid
When Dre Parker and his mother move from detroit to china,Dre feels lost in a world very different from what he knows.Bullied and beaten up by some fellow students in his school,Dre is rescued by his apartment building’s handyman,Mr.Han , a man who is mouring a devastating loss.Mr.Han takes pity on Dre and agrees to teach him kungfu to defend himself.Training together,teacher and student learn to trust each other,and ultimately from a friendship that heals them both.

Kamis, 12 April 2012

Berbicaralah Dengan Hati

 Tak ada musuh yang tak dapat ditaklukkan oleh cinta. Tak ada penyakit yang tak dapat di sembuhkan oleh kasih sayang. Tak ada permusuhan yang tak dapat dimaafkan oleh ketulusan. Tak ada kesulitan yang tak dapat dipecahkan oleh ketekunan. Tak ada batu keras yang tak dapat dipecahkan oleh kesabaran. Semua itu haruslah berasal dari hati anda.
            Bicaralah dengan bahasa hati maka akan sampai ke hati pula. Kesuksesan buka semata-mata betapa keras otot dan betapa tajam otak anda namun juga betapa lembut hati anda dalam menjalani segala sesuatunya. Anda takkan dapat menghentikan tangis seorang bayi hanya dengan merengkuhnya dalam lengan yang kuat atau membujuknya dengan berbagai gula-gula dan kata-kata manis. Anda harus mendekapnya hingga ia merasakan detak jantung yang tenang jauh di dalam dada anda.
Berbicaralah dengan hati. Ya, semua permasalahan seberat apapun jika di bicarakan dengan hati maka semua akan menjadi mudah dan menemukan jalan keluar yang baik. Sebaliknya jika kita  mengedepankan emosi maka persoalan sekecil apapun bahkan takkan pernah menemukan jalan keluar dan parahnya lagi justru cara-cara emosional hanya akan menambah rumit persoalan dan berpotensi besar memunculkan permasalahan baru, jika sudah demikian kita semua yang akan rugi.
            Maka dari itu mulailah dengan melembutkan hati sebelum memberikannya pada keberhasilan anda.




www.gunadarma.ac.id

Kepingan Kembar

 Pada suatu masa di tingkok hiduplah seorang jendral besar yang selalu menang dalam setiap pertempuran. Karena itulah ia di juluki “Sang Jendral Penakluk” oleh rakyat.
Suatu ketika dalam sebuah pertempuran ia dan pasukannya terdesak oleh pasukan lawan yang berkali lipat lebih banyak jumlahnya. Merka melarikan diri namun terdesak sampai ke pinggir jurang. Pada saat itu para prajurit Sang Jendral menjadi putus asa dan ingin menyerah kepada musuh saja.
            Sang Jendral segera mengambil inisiatif, “wahai seluruh pasukan menang-kalah sudah ditakdirkan oleh dewa-dewa. Kita akan menanyakan kepada para dewa, apakah hari ini kita harus kalah atau akan menang. Saya akan melakukan tos dengan keping keberuntungan ini. Jika sisi gambar yang muncul kita akan menang. Jika sisi angka yang muncul kita kan kalah. Biarlah dewa-dewa yang menentukan.” seru Sang Jendral sambil melemparkan kepingnya untuk tos. Ternyata sisi gambar yang muncul. Keadaan itu disambut histeris oleh pasukan sang jendral, “hahaha..dewa-dewa di pihak kita. Kita sudah pasti menang!”
            Dengan semangat membara bagaikan kesetanan mereka berbalik menggempur pasukan lawan. Akhirnya mereka benar-benar berhasil menunggang langgangkan lawan yang berlipat-lipat banyaknya.
            Pada senja pasca kemenangan seorang prajurit berkata kepada sang Jendral, “kemenangan kita telah ditentukan dari langit, dewa-dewa begitu baik terhadap kita.” Sang Jendral berkata, “apa benar begitu?” sambil melemparkan keping keberuntungannya kepada prajurit itu. Si prajurit memeriksa kedua sisi keping itu dan dia hanya bisa melongo ketika mendapati bahwa ternyata kedua sisinya adalah gambar.
            Menang dalam hidup ini ada banyak hal eksternal yang tidak bisa kita ubah, banyak hal yang terjadi tidak sesuai dengan kehendak kita. Namun demikian pada dasarnya dan pada akhirnya kita tetap bisa mengubah pikiran atau sisi internal kita sendri. Berhenti untuk menunggu kekalahan atau melangkah untuk menjemput kemenangan.


www.gunadarma.ac.id

Kamis, 05 April 2012

THE MOST POWERFUL WOMEN IN THE WORLD

FRANS IMMANUEL
1EA12

17211818


Good morning all.Here I will tell you a little story about a woman who is the most powerful in the world.She is a woman who gave birth and take care of me since I was borne.She is my mother.She is the most wonderful woman that I have today.A lot of the advice which he gave,so I get to be like this. although some of that advice did not I didn’t.One message that I remember to this day from my mother.She said, "Do not forget to pray.He told to me not forget to pray.It is the words will not forget.My mother is the most powerful woman in the world.




Rabu, 07 Maret 2012

SELF INTRODUCTION


NAMA       :FRANS IMMANUEL LUMBAN TOBING
KELAS      :1EA12
NPM            :17211818



 My name is FRANS IMMANUEL LUMBAN TOBING.I came from North Sumatra, and was born on 17 March1993.I am now studying at the University Gunadarma.I was majoring in management. the reason I majored in it, because I wanted to become a financial manager at a large company and want to create a field of work.
My skill is to play music and sports.And I can also speak and understand English even if only slightly.I also never get the achievementat at all.But I was determined to be people who excel in the future.
My hobby in the field ofsports and music.Musical instrument I can play is a guitar.And lastly I also have future plans of building a  good household and have a field of work.Because I have a very bigmotivation to be successful.That’s all about my self.Thank’s.




Minggu, 25 Desember 2011

Plagiarisme dalam Hegemoni Kultur Akademi

Dari sudut etika, Plagiarisme merupakan hal yang sangat tidak terpuji dan merugikan banyak orang. Kerugiaan bagi penulis aslinya, ia sudah menghabiskan banyak waktu untuk pemikiran yang panjang dan mendalam untuk sebuah karya, sangatlah tidak sopan dan memalukan jika kita seenaknya menjiplak hasil kerja keras seseorang tanpa mencantumkan sumber aslinya. Kerugiaan bagi si plagiator, hasil karyanya akan di pertanyakan kebenarannya, keasliaan sebagai suatu karyanya karena tidak ada sumber yang asli dan jika diketahui umum si plagiator akan menanggung sendiri akibatnya. Kerugiaan bagi pembaca, pembaca akan tertipu dengan hasil itu dan mengira karya itu adalah benar-benar asli. Dalam hal ini si plagiator telah melakukan kebohongan publik.


Dari sudut hukum, memang hingga saat ini penegakan hukum terhadap kasus plagiarisme belum benar-benar terealisasi baru hanya sebatas hukuman moral bagi si plagiator, padahal plagiarisme adalam musuh berpikir dan kreatifitas serta banyak yang mengeluhkan perilaku plagiarisme. menurut H.B. Jasin Yuridis plagiat ialah pencurian yang patut dihukum. Hukuman yang paling berat ialah hukuman moral yang diderita plagiator apabila perbuatannya diketahui oleh umum.


 Beberapa jenis Plagiat

a.         Plagiat kata per kata

Penjelasan menurut (Gibaldi dan Achert 20) dalam buku Fanany Ismet  “Plagiat-plagiat di I.M.T tragedi Akademis di Indonesia” (1992:13). Plagiat kata per kata merupakan jenis plagiat yang paling parah. Penjiplakan masih dianggap kata per kata sekalipun ada satu atau dua kata yang ditambahkan atau dikurangi atau satu dua frase di selipkan diantara kata-kata yang lain.  Plagiat kata per kata tidak bisa hanya dengan menyebutkan sumbernya, misalnya dengan catatan kaki itu belum cukup. Selain menyebutkan sumber bagian yang dipinjam harus harus diletakkan di antara tanda kutip atau dengan memisahkan dari teks. Cara memisahkan bagian yang dikutip biasanya dipakai kalau kutipan itu panjang lebih dari dua tiga baris. 

b.         Menggunakan Jalan Pikiran Orang  dalam Menerangkan sebuah Pokok Pembicaraan

Hal ini bisa saja terjadi, kalau penulis menjabarkan gagasan utama di dalam sebuah paragraf, seorang menggunakan informasi yang persis sama, apalagi kalau disertai pula urutan kalimat yang sama dengan sumber aslinya.

c.         Plagiat kata-kata per frase kunci

Sebuah paragraf meskipun ditulis dengan kata-kata sendiri, jalan pikiran sendiri dan telah menggunakan berbagai sumber, penulis tidak boleh menggunakan kata-kata kunci atau frasa inti dalam tulisannya.


Jadi menurut saya plagiarisme itu sangat merugikan orang lain yang telah membuat karyanya dengan hasil pemikirannya sendiri. Orang yang melakukan tindakan plagiarisme telah melanggar hak cipta dan akan mendapatkan hukuman atas perbuatannya itu.

Sabtu, 12 November 2011

Pengaruh teknologi terhadap kebudayaan di Negara Indonesia

Sebelum mengupas lebih jauh sejarah kebudayaan maupun teknologi serta dampak apa yang ditimbulkan, kita definisikan kembali apa itu kebudayaan dan apa itu teknologi. Dari berbagai literatur kita dapat menyimpulkan kebudayaan adalah gaya hidup ataupun cara hidup yang dimiliki sekelompok orang atau masyarakat yang diwariskan dan ditindaklanjuti dari generasi ke generasi. Sedangkan teknologi merupakan ilmu pengetahuan terapan untuk menciptakan suatu hal yang baru sehingga dapat menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Keduanya memang tidak bisa dipisahkan, adanya kebudayaan yang dimiliki sekelompok orang dapat menciptakan teknologi baru, begitu juga sebaliknya adanya  teknologi baru dapat menciptakan kebudayaan yang baru pada masyarakat. Darimana datangnya kebudayaan yang dimiliki sekelompok orang sehingga dapat menciptakan teknologi serta dengan teknologi baru muncul kebudayaan baru?.
Indonesia memiliki beraneka ragam budaya bahkan ada sebagian kecil yang sudah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya aslil Indonesia. Banyaknya faktor yang mempengaruhi kebudayaan menyebabkan teknologi ikut berkembang dari masa ke masa, namun pada dasarnya kebudayaan terbentuk dan dipengaruhi oleh kebudayaan besar lainnya seperti kebudayaan Tiong hoa, kebudayaan India dan kebudayaan Arab. Kebudayaan dari Tiong hoa masuk dan mempengaruhi kebudayaan Indonesia karena ada suatu interaksi perdagangan antara pedagang-pedagang Tiong hoa dengan Indonesia. Mereka menetap dan menikahi penduduk lokal menghasilkan kebudayaan baru yang unik. Kebudayaan seperti inilah yang kemudian menjadi akar dari kebudayaan lokal modern di Indonesia misalnya kebudayaan jawa dan sunda. Kedatangan penjelajah dari Eropa sejak abad ke-16 ke Indonesia dan penjajahan yang berlangsung selanjutnya, membawa berbagai bentuk Kebudayaan Barat dan membentuk kebudayaan Indonesia modern sebagaimana yang dapat dijumpai sekarang. Teknologi, sistem organisasi dan politik, sistem sosial, berbagai elemen budaya seperti perekonomian, dan sebagainya, banyak mengadopsi kebudayaan Barat yang lambat laun terintegrasi dalam masyarakat. Teknologi yang menyangkut cara-cara memproduksi, memakai serta memelihara segala peralatan dan perlengkapan muncul dari cara-cara manusia dalam bermasyarakat yang haus akan kebutuhan hidup mereka. Darisini lahir suatu teknologi tradisional atau disebut juga sistem peralatan sebagai kebudayaaan fisik.
Dengan majunya teknologi dimana informasi apa saja bisa masuk dalam kehidupan masyarakat kita ikut serta mempengaruhi tergesernya nilai-nilai budaya Indonesia ini. Terutama para generasi muda bangsa ini. Banyak kita lihat disekeliling kita para generasi muda kebanyakan lebih suka terhadap budaya asing ketimbang kebudayaan Indonesia sendiri. Sangat dikhawatirkan kebudayaan Indonesia hanya sebagai simbol atau identitas dan juga hanya sebagai pelengkap di acara acara tertentu misalnya acara pernikahan dan yang paling parah lagi mengklaim kebudayaan yang tertinggal, tidak gaul ataupun sejenisnya. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa kebudayaan indonesia terbentuk juga karena dipengaruhi budaya asing, tapi itu dulu saat-saat zaman kerajaan. Jati diri Bangsa ini perlu ditonjolkan dengan mencintai kebudayaan Indonesia. Dengan tertanamnya jati diri Bangsa pada setiap individu diharapkan mampu menjadi filter bagi kebudayaan asing yang bisa masuk kapan saja dan dimana saja.
isamping itu yang sangat disayangkan lagi selama ini budaya Indonesia hanya menjadi objek dari kebudayaan global. Jika hanya menjadi banjolan-banjolan budaya, budaya Indonesia hanya akan enak ditonton untuk sekadar menghilangkan stres. Tidak seperti negara lain yang menjadikan kebudayaan sebagai subjek. Misalnya Jepang, India, dan Amerika yang sudah mampu memberdayakan kebudayaan pada mestinya serta mensinergikan kebudayaan dan teknologi. Mereka sudah lama mengekspor budaya ke negara lain. Padahal, dari segi substansi, Indonesia memiliki nilai-nilai budaya yang amat kaya. ”Tetapi karena tidak dikawinkan dengan teknologi, maka kita hanya mampu menempatkan kebudayaan sebagai objek.Indonesia memiliki banyak cerita rakyat yang jika mendapat sentuhan teknologi, kiranya mampu bersaing. Cerita rakyat itu bisa dikemas dalam bentuk film kartun dan film.